PROFIL

Direktorat Inovasi dan Pengembangan Pendidikan

Inovasi dan pengembangan pendidikan adalah hal yang mutlak dilakukan perguruan tinggi sekarang ini, karena tuntutan akan produk pendidikan yang dikehendaki di era revolusi industri 4.0 adalah individu-individu yang terdidik dan terlatih. Banyak usaha yang dilakukan untuk kegiatan yang sifatnya pembaruan atau inovasi Pendidikan di perguruan tinggi, antara lain: dalam hal manajemen pendidikan, pengembangan dan implementasi kurikulum, metode pengajaran, media, sumber belajar, pelatihan dosen, dan sebagainya.

Usaha-usaha tersebut dilakukan dalam rangka menghasilkan lulusan dengan kompetensi unggul yang telah ditetapkan oleh seluruh Prodi dilingkungan Universitas Airlangga. Disamping itu, sesuai dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, sumberdaya manusia Indonesia khususnya lulusan Perguruan Tinggi harus memiliki keterangpilan abad 21, yaitu memiliki 6C (communication skill, collaboration skill, creative thinking, critical, thinking, Computationallogic, dan Compassion) dan 3L (Literasi Digital, Literasi Data, dan Literasi Manusia). Untuk itu, DIPP juga mengemban amanah untuk melakukan uji kompetensi sertifikasi profesi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Universitas Airlangga sebagai salah satu institusi pendidikan melakukan transformasi proses implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai dengan perubahan teknologi dan perubahan generasi yaitu menuju SMART University dengan lima program strategis yaitu:

Sustainable education for millennials people,
Meaningful research and community services,
Accelaration innovation and enterprising,
Responsive and lean management,
Top up tangible and intangible resources utilazation.

SMART University akan mendorong Universitas Airlangga untuk melakukan proses inovasi dan transformasi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai dengan era revolusi industri 4.0 dan era generasi masa kini. Tujuan utama SMART University adalah meningkatkan relevansi dan kontribusi Universitas Airlangga dalam pengembangan sumberdaya manusia yang unggul dan memiliki dampak bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Program Merdeka Belajar yang diluncurkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sejalan dengan tujuan strategis SMART University yang ingin dicapai oleh Universitas Airlangga. Program Merdeka Belajar yang memberikan kebebasan bagi mahasiswa dalam belajar untuk meningkatkan skill dan pengetahuan, selaras dengan lima program strategis dalam SMART Universitas Airlangga yaitu meningkatkan nilai tambah lulusan yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dengan melakukan inovasi dan transformasi proses pendidikan dengan menggunakan teknologi digital yang ada saat ini.

Direktorat Inovasi dan Pengembangan Pendidikan dibentuk berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Airlangga Nomor 867/UN3/2020 tertanggal 19 Oktober 2020. Direktorat ini selanjutnya dalam naskah ini disingkat DIPP dibentuk dengan tujuan mendukung Unair dalam meraih visi, mengimplementasikan proram selaras dengan misi, dan pencapaian tujuan dengan sasaran utama delapan indikator kinerja utama (IKU). Kedelapan IKU tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak;
  2. Mahasiswa mendapat pengalaman diluar kampus;
  3. Dosen berkegiatan di luar kampus;
  4. Praktisi mengajar di dalam kampus;
  5. Hasilkarya dosen digunakan oleh masyaraat atau mendapat recognisi Internasional;
  6. Program studi bekerjasama dengan mitra luar negeri;
  7. Kelas yang kolaboratif dan partisipatif;
  8. Program studi berstandar internasional.

Secara luas tujuan inovasi pendidikan dan pengembangan Pendidikan di Universitas Airlangga adalah sebagai berikut:

  1. Kualitas pendidikan semakin meningkat;
  2. Kegiatan belajar lebih sesuai dan mendukung capaian pembelajaran dan kompetensi;
  3. Proses belajar mengajar lebih ekonomis dan efisien;
  4. Sistem penyajian lebih efektif dan efisien;
  5. PBM di Universitas Airlangga menjadi memikat, mudah dicerna, dan mudah diperoleh;
  6. Sertifikasi Profesi bagi lulusan sehingga meningkatkan kesempatan kerja;
  7. Branding Universitas Airlangga sebagai Smart University.

Pada perkembangan selanjutnya terjadi penggabungan Lembaga Sertifikasi Profesi ke dalam struktur DIPP berdasarkan Keputusan Rektor Nomor 82/UN3/2021 tentang perubahan keputusan Rektor Nomor 981/UN3/2020 tentang pemberhentian dan pengangkatan Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Airlangga. Pada Keputusan tersebut disebutkan pada diktum keputusan kedua, yaitu: Menambahkan tugas pokok dan fungsi Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Airlangga menjadi bagian dari Direktorat Inovasi dan Pengembangan Pendidikan.